Rangkuman BAB I Pengenalan Pengolahan Citra Digital

1. Pengertian Citra
     Citra didefinisikan sebagai fungsi dari dua variabel misalnya a(x,y) dimana a sendiri sebagai amplitudo (misalnya kecerahan) citra pada kordinat (x,y) [1].
        Menurut Ian T. Young dkk, citra digital a[m,n] merupakan citra dalam ruang diskrit 2D yang berasal dari citra analog a(x,y) diruang kontinyu 2D melalui proses sampling yaitu yang biasa kita sebut sebgai digitalisasi [1].
       Sedangkan menurut Maria Citra digital adalah citra f(x,y) yang telah didiskritkan pada kordinat spasial dan kecerahan. Citra digital dipresentasikan oleh array dua dimensi atau sekumpulan array dua dimensi dimana setiap array merepresentasikan satu kanal warna. Nilai kecerahan yang didigitalkan dinamakan nilai tingkat keabuan [2].

2. Pengolahan Citra
        Pengolahan citra adalah pemrosesan citra, khususnya menggunakan komputer menjadi citra yang kualitasnya lebih baik. Pengolahan citra dikembangkan bertujuan untuk [3] :
          1. Untuk memperbaiki tampilan citra (image enhacement).
          2. Untuk mengurangi ukuran file citra dengan tetap mempertahankan kualitas citra (image compression).
          3. Untuk memulihkan citra ke kondisi semula (image restoration).
          4. Untuk menyoroti ciri tertentu dari citra agar lebih mudah untuk di analisi.

3. Hubungan Pengolahan Citra Digital dengan Disiplin Ilmu Lainnya
       Terkait dengan citra, sebetulnya ada beberapa ilmu yang berkaitan, namun tujuan ketiganya berbeda, yaitu :
      1. Grafika Komputer (Computer Graphics).
         2. Pengolahan Citra (image processing).
         3. Pengenalan Pola (pattern recognition/image interpretation).


Ketiganya ada hubungan, namun memiliki perbedaan seperti yang digambarkan pada gambar disamping.
A. Grafika Komputer 
    Grafika komputer adalah cabang ilmu informatika yang memproses mengolah data berupa deskripsi menjadi citra. Deskripsi tersebut misalnya berupa koordinat titik. Dari koordinat tersebut terbentuklah citra berupa garis, kotak, segitiga, lingkaran, ellips, dan lain-lain. Input dari grafika komputer adalah deskripsi sedangkan outputnya adalah citra.
B. Pengolahan Citra
    Pengolahan citra adalah cabang ilmu informatika untuk memperbaiki kualitas citra agar kualitasnya lebih baik atau lebih mudah diinterpretasi oleh manusia maupun komputer. Input dari program pengolahan citra adalah citra dan outputnya pun citra pula.
C. Pengenalan Pola
    Pengenalan pola adalah cabang ilmu yang mempelajari pola-pola data baik numerik maupun simbolik sehingga bisa diambil satu atau lebih kesimpulannya. Inputnya adalah citra dan outputnya adalah deskripsi objek.

4. Penerapan Pengolahan Citra Digital dalam Kehidupan Sehari-hari  
    Dewasa ini pengolahan citra digital digunakan dalm berbagai bidang untuk mempermudah manusia dalam melakukan analisis pekerjaan. Dibawah ini merupakan bentuk aplikasi pengolahan citra digital yang sering digunakan.
1. Bidang Militer
    a. Pelacakan target
    b. Pembersih ranjau dengan sensor visual
2. Bidang Industri
    a. Industrial Packaging
    b. Supervisi/inspeksi produk
3. Bidang Medis
    a. Analisis Sperma
    b. Identifikasi sel darah
4. Bidang Transportasi
    a. Intellegent Traffic Analysis
    b. Traffic Jam Analysis
5. Bidang Hukum dan Keamanan
    a. Pengenalan sidik jari
    b. Pengenalan wajah
6. Pemetaan
    a. Landsat Satellite Image Mosaic
    b. Pemetaan Galaksi
7. Robotika
8. Fotografi
9. Film
10. Pencarian gambar berdasarkan kandungan citra
11. Pemahaman kandungan citra

Postingan populer dari blog ini

Cisco : Tutorial menambahkan Ip Address dan Melakukan Ping

UAS Pencintraan Digital

Peta Karnaugh, Aljabar Boolean, dan Flip-Flop